Format excel menghitung gaji karyawan ini dibuat dengan rumus lumayan cukup kompleks dengan tujuan supaya lebih fleksibel bagi penggunannya. Format ini dipisahkan atau dibagi menjadi 4 sheet/lembar dimana sudah saling berkaitan dengan rumusnya lembar yang satu dengan yang lainya yaitu sebagai berikut :
1. Sheet/halaman Jabatan dan Gaji
Halaman ini digunakan untuk input jabatan/posisi karyawan diperusahaan dengan besarnya gaji perhari masing-masing. Silahkan sobat isikan sesuai kebutuhannya.
Halaman ini digunakan untuk input jabatan/posisi karyawan diperusahaan dengan besarnya gaji perhari masing-masing. Silahkan sobat isikan sesuai kebutuhannya.
2. Sheet Data karyawan dan Jabatan
Sheet/halaman ini digunakan untuk input data karyawan meliputi NIK, Nama Karyawan, Jabatan, No HP, silahkan tambahkan kolom baru jika ada data lain yang diperlukan.
Sheet/halaman ini digunakan untuk input data karyawan meliputi NIK, Nama Karyawan, Jabatan, No HP, silahkan tambahkan kolom baru jika ada data lain yang diperlukan.
Untuk Kolom gaji perhari kita ambil datanya dari sheet pertama Jabatan dan Gaji menggunakan rumus Vlookup sebagai berikut :
Pada cell E4 ketikan rumus
= VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE)
Supaya tidak muncul error disempurnakan dengan rumus IF ERROR rumusnya menjadi :
=IFERROR(VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE);” “)
Pada cell E4 ketikan rumus
= VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE)
Supaya tidak muncul error disempurnakan dengan rumus IF ERROR rumusnya menjadi :
=IFERROR(VLOOKUP(D4;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE);” “)
3. Absen Karyawan
Sheet/lembar ini digunakan untuk menginput jika karyawan tidak masuk kerja dengan keterangan : sakit, izin, cuti dan tidak ada keterangan.
Sheet/lembar ini digunakan untuk menginput jika karyawan tidak masuk kerja dengan keterangan : sakit, izin, cuti dan tidak ada keterangan.
Inputkan datanya meliputi : NIK, Tanggal dan Keterangan. Untuk Nama Karyawan akan muncul otomatis menggunakan rumus Vlookup
Rumusnya :
=IFERROR(VLOOKUP(B4;’Data Karyawan dan Jabatan’!$B$4:$E$19;2;FALSE);” “)
=IFERROR(VLOOKUP(B4;’Data Karyawan dan Jabatan’!$B$4:$E$19;2;FALSE);” “)
Untuk Keterangan bisa menggunakan Data Validation sehingga tinggal pilih saja dari listnya.
4. Gaji Karyawan
lembar ini berisi perhitungan/kalkulasi otomatis sehingga didapat gaji bersih perbulannya, setelah dikalikan jml hari kerja, ditambah bonus dan dikurangi kas bon jika ada.
lembar ini berisi perhitungan/kalkulasi otomatis sehingga didapat gaji bersih perbulannya, setelah dikalikan jml hari kerja, ditambah bonus dan dikurangi kas bon jika ada.
Berikut penjelasan :
Inputkan tanggal, mulai kerja awal bulan s/d tanggal kerja akhir bulan, jangan sampai salah inputkan tanggalnya semisal bulan februari hanya 28 maka jangan sampai menulisnya sampai tanggal 31 karena hasil data akan error.
Inputkan tanggal, mulai kerja awal bulan s/d tanggal kerja akhir bulan, jangan sampai salah inputkan tanggalnya semisal bulan februari hanya 28 maka jangan sampai menulisnya sampai tanggal 31 karena hasil data akan error.
NIK menggunakan rumus sama dengan (=) tabel Data Karyawan dan Jabatan, rumusnya
=’Data Karyawan dan Jabatan’!B4
=’Data Karyawan dan Jabatan’!B4
Nama karyawan, rumusnya
=IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;2;FALSE);” “)
=IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;2;FALSE);” “)
Jabatan, rumusnya
=IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;3;FALSE);” “)
=IFERROR(VLOOKUP(B6;’Data Karyawan dan Jabatan’!B4:E19;3;FALSE);” “)
Hari Normal, rumusnya
Untuk hari normal merupakan jml hari normal kerja menggunakan rumus excelNETWORKDAYS.INTL dengan libur pekanan hari minggu saja dan juga libur nasional jika ada.
Untuk hari normal merupakan jml hari normal kerja menggunakan rumus excelNETWORKDAYS.INTL dengan libur pekanan hari minggu saja dan juga libur nasional jika ada.
=IF(B6=0;” “;NETWORKDAYS.INTL($C$3;$E$3;11;$H$28:$H$31))
Absen
Selanjutnya menghitung absen jika karyawan tidak hadir yaitu menggunakan rumus Countifdengan acuan data NIK, jadi jika pada lembar absensi tertulis NIK karyawan maka akan terhitung otomatis berapa hari tidak masuk kerja.
Rumusnya
Selanjutnya menghitung absen jika karyawan tidak hadir yaitu menggunakan rumus Countifdengan acuan data NIK, jadi jika pada lembar absensi tertulis NIK karyawan maka akan terhitung otomatis berapa hari tidak masuk kerja.
Rumusnya
=COUNTIF(‘Absen Kerja’!B4:B31;’Gaji Karyawan’!B6)
Total hari kerja hasilnya merupakan Hari Normal kerja dikurangi dengan absen/tidak masuk kerja
Rumusnya
Rumusnya
=IFERROR(E6-F6;” “)
Gaji Perhari, rumusnya
=IFERROR(VLOOKUP(D6;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE); ” ” )
=IFERROR(VLOOKUP(D6;’Jabatan dan Gaji’!$B$4:$C$12;2;FALSE); ” ” )
Kemudian inputkan bonus dan kas bon jika ada.
Gaji Bersih (Bulan ini ), Rumusnya
=IFERROR(((G6*H6)+I6-J6); ” “)
=IFERROR(((G6*H6)+I6-J6); ” “)
Penjelasan perhitungannya yaitu (Gaji Harian x Total Hari Kerja) + Bonus – Kasbon
NB :
- Jangan lupa untuk inputkan jika pada bulan tersebut terdapat libur nasional dikolom yang sudah disediakan, jika tidak ada kosongkan saja.
- Setiap rumus saya tambahkan rumus IFERROR tujuannya yaitu supaya tidak muncul pesan error melainkan Cell kosong sehingga terlihat rapih.
- Yang perlu di Input yang ditandai kotak berwarna merah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar